Topik 5 dari 11
Kehampaan dalam Pernikahan
Kehampaan dalam pernikahan
Mengapa semakin lama menikah, kita merasakan kehampaan.
Ada lima Tahap Penyesuaian dalam Pernikahan
1. Pengantin Baru
Pengenalan diri pasangan Penyesuaian kebiasaan hidup
2. Orangtua Baru
Setiap penambahan anak menuntut penyesuaian hidup cara mendidik dan membesarkan anak menuntut penyesuaian relasi anak dengan orangtua menuntut penyesuaian karena kedekatan setiap anak dengan orang tua tidak sama
3. Sarang Kosong
Satu per satu anak mulai meninggalkan rumah. Penyesuaian hidup tanpa anak. Masalah lama dapat timbul kembali jika belum terselesaikan. Energi telah jauh berkurang sehingga besar kecenderungan untuk menghindar saja
4. Pensiun
Masa pensiun membuat pasangan bertemu hampir 24 jam per hari
Istri harus mengakomodasi kehadiran suami Banyak hal yang tadinya tidak terlihat tiba-tiba terlihat
5. Kematian Pasangan
Kehidupan bersama yang telah dengan susah payah dibangun sekarang hilang Kehilangan pasangan sering mengakibatkan kehilangan pegangan dan tujuan hidup Mengapa Pernikahan Sering Menjadi Hampa? Penyesuaian menuntut kerja keras dan ketahanan mental; banyak pasangan terlalu cepat menyerah Setiap tahap menuntut penyesuaian namun sebagian pasangan tidak bersedia menyesuaikan diri. Alhasil relasi makin merenggang Tanda Kehampaan Relasi kasih seharusnya memberi energi; relasi yang hampa tidak lagi memberi energi. Kesenangan harus didapat dari sumber lain. Masing-masing menjaga teritori-untuk mencegah konflik. Relasi seksual tidak lagi memberi kepuasan.
Apakah Yang Jangan Dilakukan?
Jangan takut bertengkar dan jangan cepat menyerah!
Jangan malu untuk meminta bantuan!
Jangan gengsi untuk berubah!
Jangan jauh dari Tuhan!
Tips Praktis
Bangunlah jalur komunikasi: Masing-masing mesti mempunyai akses untuk menyampaikan isi hatinya Buanglah rintangan defensif: Jangan benarkan diri melainkan akuilah bagian masing-masing Setiap langkah berarti: Setiap perubahan sekecil apa pun tetap bermakna Nikmatilah kesamaan; hormatilah perbedaan Firman Tuhan “Siapa mengumpulkan pada musim panas, ia berakal budi; siapa tidur pada musim panen membuat malu”. (Amsal 10:5)
Bacalah artikel ini dan bahaslah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan teman dan/atau keluarga anda:
1. Apakah hal-hal yang paling penting menurut anda?
2. Bagaimana artikel ini membantu anda?
3. Bagaimana anda akan menerapkan prinsip-prinsip dari artikel ini?
Kalau bahan kami membantu anda, dan jika anda mempunyai pertanyaan serta beban yang mau didoakan, atau anda ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami :
Email: siratulmustaqim.org@gmail.com
Situs: http://siratulmustaqim.org/
Facebook: www.facebook.com/Siratulmustaqim.org
Twitter: siratulmustaqi1